.

Mempersembahkan Sebuah blog norak dari Celotehan Seorang Pemuda Desa yang aneh dan tidak terkonsep kayak kapal pecah, Syukur-syukur kalau masih bisa awet sampai punya anak-cucu-cicit ...

Rabu, 21 November 2012

Mbah Penjaga Makam Kliteran Lor


 Jika kita hidup setiap hari  seperti hari terakhir bagi kita,  maka kita  akan  menciptakan sesuatu yang benar-benar besar.  
(Steve  Jobs).


Mewawancari Penjaga Makam
1.      Bagaimana mereka bekerja?
2.      Mengapa Mereka bersedia mengerjakan hal tersebut?
3.      Pengalaman apa yang didapat dari etos kerja mereka?




Jawaban :
1.     Nama Penjaga Makam yang saya wawancarai adalah mbah Hardja Min (89 tahun). Mbah Hardja Min adalah penjaga makam atau kuncen di kuburan Kliteran Lor, Yogakarta. Mbah menceritakan tentang pekerjaan nya menjaga makam karena makam tersebut adalah peninggalan dari Nenek Moyang nya waktu zaman perang dahulu dan nenek moyang nya di makamkan di tempat itu. Mbah menjaga makam dari pagi hingga sore hari, mbah duduk di bawah pohon di samping makam, tugas mbah hanya bersih-bersih makam seperti menyapu daun-daun atau sampah yang terdapat di daerah makam. Mbah juga sering mendapatkan rejeki dari para pengujung makam, baik itu uang ataupun rokok.
2. Mbah Hardja Min bersedia menjaga makam karena “untuk menghabiskan massa tua nya” begitu ungkapannya.  Mbah menjaga makam dengan rasa yang tulus dan ikhlas mungkin itu yang membuat mbah bersedia melakukan pekerjaannya.
3.      Pengalaman yang didapat dari Etos kerja Mbah si penjaga makam adalah kerja keras dan ketulusan dalam bekerja, tidak kenal kata lelah dan mengeluh, itu yang membuat pekerjaan menjadi sangat dicintai apabila kita mempunyai rasa seperti itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih banyak,anda telah memberi komentar