.

Mempersembahkan Sebuah blog norak dari Celotehan Seorang Pemuda Desa yang aneh dan tidak terkonsep kayak kapal pecah, Syukur-syukur kalau masih bisa awet sampai punya anak-cucu-cicit ...

Sabtu, 10 Oktober 2009

Sudut kota mungil ku " Putussibau"

Penulis : Alberto deo prawira
Dokumen foto : Herdian Nurbeni


Kantor bupati Putussibau

Masjid Agung

Proses Pembangunan Taman



Pengadilan Negeri Putussibau

Daerah tepi sungai Kapuas

Bank BRI

Jembatan Putussibau yang tua di makan waktu

daerah Bandara Pangkusuma putussibau

Potret kota ku Putussibau i love u full,.. dari sudut kota memandangimu,seiring pembangunan yg semakin berkembang... mimpi ini masih panjang untuk membangunkan mu,... ku ingin selalu mengindahkan kota mungil ku ini... dan tak kan berhenti selalu memberikan yang terbaik, dan berharap generasi selanjutnya bisa merasakan bumi pertiwi yang hijau dan melihat budaya yg tetap lestari.. karena ku tak kan selalu bisa menemani mu,... hingga nanti tongkat estafet ini akan di teruskan lagi oleh generasi muda.. sampai nanti masa lalu kan menjadi sejarah para leluhur ,dan yang akan datang kan menjadi misteri sang inspirasi muda,.,., perlahan berjalan mencari garis finish yang belum terlihat....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih banyak,anda telah memberi komentar